01 Jan, 2008
Revitalisasi Pendidikan Guru/LPTK, Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan|Pendidikan
Sebagaimana posting di milis ini, pemerintah mulai menunjukan keseriusan dalam memperbaiki mutu pendidikan dengan cara meluncurkan program revitalisasi pendidikan Guru/LPTK yang disebut BERMUTU (Better Education thru Reformed Management of Unversal Teacher and UpGrading). Lantas, strategi apakah yang bisa kita lakukan dalam lingkup jejaring CBE dan milis CFBE dlm membantu Depdiknas merevitalisasi LPTK, coba simak rencana aksi berikut ini:
- Menggalang keterlibatan dari semua pihak (luar), terutama pressure dari alumnus LPTK kpd LPTK dimana mereka pernah belajar unt menyadarkan pentingnya perubahan LPTK dlm meningkatkan mutu Guru, dan pada akhirnya meningkatkan mutu Pendidikan di Indonesia.
- Menggalang keterlibatan person internal LPTK (biasanya diLPTK banyak orang waras dan kredibel, tapi gak dipake, krn dianggap edan) dg cara melakukan lobi2 khusus kpd mereka ttg misi perubahan ini.
- Melakukan pembinaan kpd mahasiswa/aktivis LPTK ttg arti pentingnya memasukan program advokasi perubahan mutu kpd sivitas akademika LPTK agar institusi mereka berubah dan akhirnya dijadikan model perubahan dan menjadi center of excellence sebuah teachers school.
- Menjual ide peran koordinatif ttg revitalisasi LPTK kpd semua Institusi mapan (misalnya Foundation besar) dan mendorong mereka menggalang dana hibah pemerintah asing dan institusi sosial via CSR-nya perusahaan dan mensinerjikan dg program pendidikan mereka.
- Melakukan lobi kepada Diknas dari Dirjen hingga Menteri dan Parlemen Komisi Pendidikan, cari akses di semua parpol, termasuk Menkeu sebagai pemegang anggaran, advokasi menjadi sangat penting, karena program ini sangat strategis. Ttg pentingnya menjaga konsistensi program Revitalisasi LPTK ini, karena loan195 juta USD bukan jumlah yg sedikit dan jika tdk dikawal dg serius, berdosa besar, karena ini utang dg bunga lunak dan pengembalian panjang, maka harus dijaga penggunaanya, agar tdk membuang2 duit lagi.
- Berupaya memasukkan pakar yg bisa memfasilitasi tim perencanaan dan pembuat kebijakan, pemantau serta pendamping agar program besar revitalisasi LPTK berjalan dgn arah yg benar dan dikawal ketat pelaksanaannya.
- Membangun penekan/pressure melalui media, dg mencari “PENYANYI& quot; yg selalu diliput oleh media, agar ada pressure kepada pelaksana dan pembuat kebijakan.
- Melakukan diskusi2 publik ttg pentingnya LPTK untuk berubah, karena dari sanalah Guru berasal.
- Mengusulkan kepada pelaksana dan pembuat kebijakan agar melakukan Sosialisasi program yg intensif dan jelas kpd LPTK dan menunjuk bbrp LPTK sebagai model perubahan dg memberi token kpd LPTK tersebut. Pada akhirnya, yg menjalankan LPTK yg sdh bermutu tersebut adalah para praktisi dan akademisi Pendidikan
- Membentuk Think-Tank bayangan tentang program revitalisasi LPTK, dari sinilah program revitalisasi di update terus menerus dg melibatkan semua stakeholder, seharusnya Balitbang memainkan peran ini.
Siapkah kita terlibat ?
Depok 1 Januari 2008
Nanang-The CBE
Ketua Dewan Pembina
Related posts:
- Revitalisasi Pendidikan: Isu Strategis yang Tercecer (1) Kondisi LPTK Jika kita berbicara mutu guru secara umum dan...
- Revitalisasi Pendidikan: Isu Strategis yang Tercecer (2) UU sisdiknas yang cacat Pendidikan NonFormal sudah banyak diatur dalam...
- PENDIDIKAN DI INDONESIA: BEBERAPA CATATAN AKHIR TAHUN 2007 Keterpurukan pendidikan di Indonesia sudah menjadi rahasia publik dan rangkaian...
- Korupsi, Bencana Alam dan Mutu Pendidikan Adakah korelasi antara korupsi dengan bencana alam dan buruknya mutu...
- Guru Komandan Tempur, Guru Narasumber dan Guru Fasilitator Manusia berjenis mental jongos (postingku sebelumnya), hanya bisa dipimpin oleh...