Jika saat bersekolah dahulu kita selalu bersepeda dan 25 Tahun kemudian kita kembali mengendarai alat transpor roda dua tanpa mesin itu, terasa sensasi masa muda. Sebuah proses mengingat kembali perjalanan hidup kita.
Mungkin saja saat itu ekonomi sangat sulit, tetapi kendaraan bermesin tidak sebanyak sekarang dan jalanan masih sepi, bahkan mungkin masih menelusuri jalan berkerikil campur tanah. Kadangkala sepeda kita tanpa rem, dan lepas rantai atau kempes ban, bahkan terkena razia peneng (tanda telah membayar pajak), namun ada kegembiraan bersekolah.
Untuk mereka yang berusia lebih muda dan masa bersekolah di kota besar seperti Jakarta, bersepeda mungkin merupakan sebuah pengalaman baru yang mewah dan memerlukan asesori yang menunjukan diri sedang ikut perhelatan global, ikut mengurangi emisi gas buang, sehingga perlu simbol Bike To Work, seragam pengendara sepeda, atau apapun, untuk sebuah identitas keterlibatan.
Yang pasti, bersepeda memang sangat berfaedah, untuk kesehatan, untuk kantung, untuk emisi gas buang, untuk semuanya, meskipun sangat berat dalam memulai. Karena termasuk ber olahraga, dan jika jarak rumah dengan tempat kerja cukup jauh, sebaiknya bersepeda harus dimulai dengan mengayuh di sekitar rumah dahulu. Biasakan untuk selalu mengunakan sepeda kemanapun, meskipun ada sepeda motor dan jarak cukup jauh jika berjalan.
Membiasakan diri selama 3-4 bulan dengan selalu bersepeda di sekitar rumah akan cukup untuk memulai tryout sejarak rumah-kantor sekali jalan, lakukan itu beberapa kali, sekalian memahami perilaku pengendara motor, mobil pribadi dan kendaraan umum terhadap pengendara sepeda. Jika sudah yakin mampu pulang pergi dan dikuasai situasinya, mulailah lakukan bersepeda ke kantor.
Untuk menghindari terpaan angin ke badan, sebaiknya gunakan bike suit, namun jika terasa mahal dan sulit diperoleh, tidak ada salahnya menggunakan T-shirt lengan panjang, dirangkap dengan lengan pendek. Celana terbaik adalah yang pendek, karena jika gir depan sepeda terbuka dan menggunakan celana panjang, ujung celana akan mudah tersangkut, terselip diantara gir dan rantai, sangat berbahaya. Jika ingin lebih aman lagi, selalu gunakan helm bersepeda.
Jika sudah begitu, sensasi bersepeda akan diperoleh, sementara semua kendaraan terjebak macet, dengan mudah kita sliweran lewat di sela sela kendaraan. Jika jalanan agak sepi, datar dan banyak pepohonan serta dipagi hari, bersepeda terasa sangat nyaman. Jika anda senang dengar musik, berjenis Ipod atau pemutar lagu dan radio bisa membantu, meski tanpa musik, sensasi bersepeda terasa lebih asyik.
Banyak ide yang sliweran masuk di kepala kita ketika bersepeda, entah perilaku kendaraan umum, motor, kendaraan pribadi, hingga penjaja kakilima dan pengendara motor yang senang melawan arah, namun tetap memasang lampu sen dan lampu berkedip.
Cobalah, meski agak ribet, karena harus memulai perlahan dan bertahap dan siap dengan pakaian khusus dan ketika tiba di kantor harus siap berganti baju lebih rapi dan saat ingin pulang ke rumah harus berganti seragam lagi, namun ketika anda sudah terbiasa bersepeda, rasanya sepertu pecandu rokok, ketagihan. Jika tidak bersepeda, rasanya tidak nyaman.
Yuk mulai bersepeda ke tempat kerja dan sehari hari.
Nanang
Bicycler saat remaja
Bicycler saat ini
email: nanang@sepedauntuksekolah.org
No related posts.