AhmadRizali.Com

Archive for February, 2009

22 Feb, 2009

RT07/RW09 di Perumnas-2 Depok

Posted by: Ahmad Rizali In: Politik

“Mari kita pilih ketua RW kita” itulah tulisan di poster caleg yang tertempel di beberapa blok di RWku sekarang, selain masih banyak puluhan lainnya yang mewakili partai anu, parte ini dan partai itu. Tetangga kananku aktivis PKS, tetangga depan rumah, caleg PDS, sisi kiri simpatisan PKB tetapi dia ketua TPS. Tetangga belakang rumah simpatisan PKS [...]

22 Feb, 2009

KRL Bojong Ekspres (BE)

Posted by: Ahmad Rizali In: KRL

Adakah moda transportasi yg lbh cepat dari KRL ketika jam kerja di Jadebotabek saat ini kecuali helikopter ? Rasanya tidak ada. Warga Depok terutama, dimanjakan dengan banyaknya trayek KRL menuju Tanah Abang/DukuhAtas dan Kota/Gambir, salah satunya KRL Bojong ekspress langgananku. Entah jam berapa KRL ini berangkat dari stasiun Bojong di KabBogor itu, tetapi dia berhenti [...]

15 Feb, 2009

Ponari Dukun Cilik “Selebriti”

Posted by: Ahmad Rizali In: Dukun

Pekan ini, semua stasiun TV berlomba lomba menyiarkan fenomena baru bangsa Indonesia yang beduyun duyun meminta “pengobatan” dari dukun cilik Ponari di sebuah desa di Jombang-Jatim. Konon Ponari memperoleh sebuah batu yang bersamaan datangnya dengan sambaran petir. Dengan batu “petir” di tangan dan dicelupkan ke air yg dibawa pasien dan air ditenggak, sembuhlah penyakit pasien. [...]

11 Feb, 2009

“Jalur Sepeda” di Rasuna Said-Jakarta

Posted by: Ahmad Rizali In: Sepeda

Sudah beberapa bulan ini, beberapa kali sepekan aku nggenjot sepeda biru dari Gambir ke Jatipadang Ragunan, nyaman dan cukup menggembirakan, meski tetap berbahaya. Ada jalur sepeda dari Gambir ke TjBarat via Jt.Padang, tetapi amat menyebalkan Aku menyusuri jalan di depan PP Muhammadiyah dan kolese kanisius langsung menuju Cikini, saat ini di simpang 3 Cut Mutia [...]

08 Feb, 2009

Waktu

Posted by: Ahmad Rizali In: Waktu

“Waktu itu bak pedang, dia akan menebas lehermu jika engkau tidak pandai mengelolanya”-sayyidina Ali r.a. (semoga Allah ridhp dan merahmatinya). Waktu memang ibarat argometer taxi. Ketika kita meluncur lahir dari rahim ibunda, argometer sudah dipencet oleh pencipta kita dan tidak akan berhenti sebelum dia menghentikannya sendiri. Ada manusia yang tidak peduli dengan waktu, artinya argometer [...]

Tags:

Photo Gallery

Profile

Riwayat Hidup
Ahmad Rizali, begitu namanya disebut sebagai salah satu sumber jika masalah pendidikan sedang mengemuka. Begitu pula ketika persoalan guru mencuat ke permukaan, ia termasuk sosok yang dicari-cari untuk dimintai pendapat. Belakangan, ia menekuni masalah seputar akuntabilitas sekolah. Selengkapnya...

Langganan via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guestbook


(62)    Hariyono  Like this....:D...  
(61)    nanang  Pak/Bu Endar dan Rere, terimakasih atas komentar anda. saya senang jika blog ini menjadi alternatif bacaan dikala bete, insyaAllah. ...  
(60)    rere  alert(‘salam IT Club Lombok’)...  
(59)    endar sudarjat parmasamita  Assalaamu'alaikum wr.wb.. Salam kenal Pak Nanang,semoga bapak senantiasa ada dalam kesehatan yang baik. Ingin saya belajar banyak hal dari bapak. Sejujurnya kami sudah jenuh melihat pelbagai persoa...  
(58)    nanang  Gus, mustinya ente lebih canggih dari ane, kan ente wartokaw :), gimane cara ngajarin wartokaw nulis, kayak ngajarin bebek berenang. Ntar kalo ane pangsiun mau full nulis, ya 3-5 taon lagi lah. Unt...  
(57)    gus dul  Nang, ente cocoknya jadi penulis kayak ane.....ge demen sama tulisan ente, mengalir, enak dibaca, daleemmm banget. ajarin gw donk...!...  
(56)    Tugi Hartono  Assalamu'alaikum Wr Wb..... Salam kenal pak Nanang.....Selamat UangTahun bapak... Saya selalu terinspirasi dengan tulisan bapak...... teriring dengan selesainya buku TTS yg bermanfaat, semoga menjadi...  
(55)    inten  assalaamu'alaikum, Pak Nanang. saya Inten, dulu pernah di Inventra, Cipete. website yang mencerahkan dan inspiring, terimakasih....  
(54)    arie5758  Selamat malam pak Nanang, saya Arie alumni stemba lulusan '96... salam kenal pak :)...  
(53)    nanang  Terimakasih semua, pak Sugeng bukankah anda di Malaysia ?...