AhmadRizali.Com

21 Apr, 2009

Bulan ini tuhan “sibuk”

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan|Pernak-pernik|Pilpres|Politik

Belum usai gegap gempita permintaan do’a restu caleg kepada calon pemilih dan karena berbentuk do’a, tentu akan begitu banyak do’a (permintaan) disampaikan kepada tuhan, apalagi jika yg menyampaikan tokoh spiritual, akhirnya tuhan dimata saya menjadi “sibuk” memutuskan. Dari hasil perhitungan suara pemilu terlihat mana yang “dikabulkan” dan “ditolak”.

Yang “dikabulkan” merasa tuhan sungguh adil dan saat itu bersyukur dengan caranya sendiri, tetapi yang “ditolak” sebagian merasa tuhan sungguh pilih kasih dan karena menjadi bahan pikiran yang berat, sebagian dari mereka kehilangan ingatan.

Pagi ini hingga 3 pekan ke depan, anak bangsa sejumlah puluhan juta, akan diuji kemampuannya menuntut ilmu di sekolah dan madrasah dalam skema Ujian Nasional. Meski belum tuntas meratakan pelayanan minimal pendidikan di negeri ini, agar yang bersekolah di kota besar sedikitnya sama dengan mereka yang di kepulauan nun jauh di timur indonesia, dengan dalih untuk menaikkan mutu pendidikan, pemerintah dengan tegas menaikkan ambang batas nilai kelulusan 0,25 setiap Tahun, di Tahun 2009, batas nilai kelulusan untuk semua jenjang adalah 5,50.

Meniru seniornya yang mencaleg dan membujuk semua orang agar meminta tuhan mengabulkan keinginan, banyak murid dan sekolah berebut berdo’a kepada tuhan agar diluluskan. Ketika aku nylethuk ketika istri meminta anakku berdo’a agar lulus UN “yg menjadikanmu lulus itu belajar, bukan berdo’a…”, istriku berang. Jelas aku salah, jika tidak mengakui tangan tuhan disini, tetapi mungkin aku jengkel, karena kulihat di TV ratusan ribu murid sekolah istighozah bahkan ada yang mewirid surat yasin sebelum ujian.

Stres dengan ancaman tidak lulus, menjadikan murid murid di pedalaman jawa timur, ada yg meminta kyainya “menyuwuk” pensil 2Bnya agar ampuh menjawab soal UN dengan benar. Ada pula yang beramai ramai meminta restu kyai dengan menciumi tangannya sebelum ujian berlangsung.

Sungguh kasian mereka yang juga berdo’a, namun meski ingin sekali belajar dengan tepat materi yang diujikan, akan tetapi bagaimana mungkin, gurunyapun tak sanggup mengajarkan, bahkan perlengkapan sekolahpun tak cukup, buku juga kurang. Untuk jenis murid seperti ini, entahlah, apakah tuhan akan mengabulkan do’a mereka agar diluluskan.

Di Depok, ada gosip kunci soal UN SMA beredar, konon soalnya dikerjakan sesaat sebelum UN berlangsung, namun aku sangsi. Begitu canggih dan beranikah joki itu bermain ? Tetapi, gosip itu dipercaya, karena tanpa kunci itupun guru membantu muridnya mengerjakan soal dengan berbagai cara.

Tuhan sibuk sekali dua bulan ini, mengurusi do’a ratusan ribu caleg yang terpilih dan yang gila, mengurusi permintaan do’a jutaan murid sekolah agar diluluskan. Kata seorang teman yg bijak tapi usil “mosok urusan printhilan (kecil kecil) begitu diserahkan tuhan,… kasian dia sudah sibuk ngurusi yang besar”.

Tetapi bangsa ini memang mudah memaksa penguasa langit memberi sesuatu kepada mereka, padahal ikhtiarnya belumlah cukup. Apakah ini tanda kejahilan atau justru tanda ketakwaan ? Tak mengertilah awak.

Tabik
Nanang
18/4/09

No related posts.

No Responses to "Bulan ini tuhan “sibuk”"

Comment Form

Photo Gallery

Profile

Riwayat Hidup
Ahmad Rizali, begitu namanya disebut sebagai salah satu sumber jika masalah pendidikan sedang mengemuka. Begitu pula ketika persoalan guru mencuat ke permukaan, ia termasuk sosok yang dicari-cari untuk dimintai pendapat. Belakangan, ia menekuni masalah seputar akuntabilitas sekolah. Selengkapnya...

Langganan via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guestbook


(58)    nanang  Gus, mustinya ente lebih canggih dari ane, kan ente wartokaw :), gimane cara ngajarin wartokaw nulis, kayak ngajarin bebek berenang. Ntar kalo ane pangsiun mau full nulis, ya 3-5 taon lagi lah. Unt...  
(57)    gus dul  Nang, ente cocoknya jadi penulis kayak ane.....ge demen sama tulisan ente, mengalir, enak dibaca, daleemmm banget. ajarin gw donk...!...  
(56)    Tugi Hartono  Assalamu'alaikum Wr Wb..... Salam kenal pak Nanang.....Selamat UangTahun bapak... Saya selalu terinspirasi dengan tulisan bapak...... teriring dengan selesainya buku TTS yg bermanfaat, semoga menjadi...  
(55)    inten  assalaamu'alaikum, Pak Nanang. saya Inten, dulu pernah di Inventra, Cipete. website yang mencerahkan dan inspiring, terimakasih....  
(54)    arie5758  Selamat malam pak Nanang, saya Arie alumni stemba lulusan '96... salam kenal pak :)...  
(53)    nanang  Terimakasih semua, pak Sugeng bukankah anda di Malaysia ?...  
(52)    sugeng santoso  Saya bangga jadi anggota tim Beliau sejak 96, dan banyak ilmu yg sy dapat dari Beliau....Tq P Rizali,...Sukses selalu, mdh mdhn Allah memberkahi keluarganya, amin......  
(51)    salamah  saya seorang guru SD dari sekolah pinggiran .... dan saya senang jika membaca kisah-kisah inspiratif dari para senior saya....... ...  
(50)    salamah  hebat sekali.........  
(49)    alat peraga  Salam kenal pak... semoga pendidikan di indonesia makin meningkat anda adalah inspirasi kita semua.. salam kenal alat peraga...