<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: TUAN GAFFAR PERGI KE DUFAN</title>
	<atom:link href="http://ahmadrizali.com/2009/11/17/tuan-gaffar-pergi-ke-dufan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadrizali.com/2009/11/17/tuan-gaffar-pergi-ke-dufan/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 12:47:51 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: M Mushthafa</title>
		<link>http://ahmadrizali.com/2009/11/17/tuan-gaffar-pergi-ke-dufan/#comment-188</link>
		<dc:creator>M Mushthafa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 07:48:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadrizali.com/?p=377#comment-188</guid>
		<description>&quot;For example, 5% of the USA’s yearly food waste equals one day’s food for 4 million people. The total food surplus of the USA alone could feed Africa’s undernourished, France’s could feed the Democratic Republic of Congo’s and Italy’s could feed Ethiopia’s.&quot;
(Laporan The European Group on Ethics)

Ternyata masalahnya jadi lebih mendunia...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;For example, 5% of the USA’s yearly food waste equals one day’s food for 4 million people. The total food surplus of the USA alone could feed Africa’s undernourished, France’s could feed the Democratic Republic of Congo’s and Italy’s could feed Ethiopia’s.&#8221;<br />
(Laporan The European Group on Ethics)</p>
<p>Ternyata masalahnya jadi lebih mendunia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tegar</title>
		<link>http://ahmadrizali.com/2009/11/17/tuan-gaffar-pergi-ke-dufan/#comment-185</link>
		<dc:creator>tegar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 07:41:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadrizali.com/?p=377#comment-185</guid>
		<description>om.. keren nih postingnya.. :))

btw.. sih BOS kena Syndrom &quot;dendam si Anak Miskin kali&quot;  merasa susah waktu dulu, makanya foya2 di waktu sekarang... heheheh .. Susah emang jadi orang yang gak Pendendam heheh..

baru nengok lagi webnya.. keren euy sekarang..:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>om.. keren nih postingnya.. <img src='http://ahmadrizali.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>btw.. sih BOS kena Syndrom &#8220;dendam si Anak Miskin kali&#8221;  merasa susah waktu dulu, makanya foya2 di waktu sekarang&#8230; heheheh .. Susah emang jadi orang yang gak Pendendam heheh..</p>
<p>baru nengok lagi webnya.. keren euy sekarang..:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Rizali</title>
		<link>http://ahmadrizali.com/2009/11/17/tuan-gaffar-pergi-ke-dufan/#comment-179</link>
		<dc:creator>Ahmad Rizali</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 04:33:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadrizali.com/?p=377#comment-179</guid>
		<description>hehehe, sebetulnya si bos itu seringkali mengaku, dulunya dia dari keluarga yg sering kekurangan makan :), bisa jadi saat banyak makanan di depannya, naluri untuk menyiapkan sebanyak mungkin makanan muncul dan dikeduklah, akhirnya hanya napsu di &quot;mata&quot; saja. Berlatih &quot;ambil secukupnya dan habiskan...&quot; kemudian &quot;jika perlu tambah, ya ambi lagi...&quot; sangat sulit. tetapi tentu puncak kemampuan adalah &quot;makan jika lapar dan berhenti sebelum kenyang..&quot; demikian ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe, sebetulnya si bos itu seringkali mengaku, dulunya dia dari keluarga yg sering kekurangan makan <img src='http://ahmadrizali.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , bisa jadi saat banyak makanan di depannya, naluri untuk menyiapkan sebanyak mungkin makanan muncul dan dikeduklah, akhirnya hanya napsu di &#8220;mata&#8221; saja. Berlatih &#8220;ambil secukupnya dan habiskan&#8230;&#8221; kemudian &#8220;jika perlu tambah, ya ambi lagi&#8230;&#8221; sangat sulit. tetapi tentu puncak kemampuan adalah &#8220;makan jika lapar dan berhenti sebelum kenyang..&#8221; demikian ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M Faizi</title>
		<link>http://ahmadrizali.com/2009/11/17/tuan-gaffar-pergi-ke-dufan/#comment-178</link>
		<dc:creator>M Faizi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 18:03:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadrizali.com/?p=377#comment-178</guid>
		<description>“Apa mereka tidak pernah terpikir bahwa banyak orang yang tidak bisa makan ya,… mereka membuang makanan seenaknya…”
--Cocok, suka saya dengan pertanyaan retoris ini, Mas. Memang, kita congkak saat kita tidak merasa kekurangan. Maaf, &quot;BELUM&quot; kekurangan, bukan &quot;tidak&quot;. Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>“Apa mereka tidak pernah terpikir bahwa banyak orang yang tidak bisa makan ya,… mereka membuang makanan seenaknya…”<br />
&#8211;Cocok, suka saya dengan pertanyaan retoris ini, Mas. Memang, kita congkak saat kita tidak merasa kekurangan. Maaf, &#8220;BELUM&#8221; kekurangan, bukan &#8220;tidak&#8221;. Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

