Untuk warga yg tinggal dijawa dan pernah bepergian pasti mengenal dodol garut. Sejak saya masih bocah sdh dikemas menarik dan bahkan sekarang sudah diberi perasa berbagai macam buah.
Kue keranjang yg disediakan saudara kita etnik cina saat Imlek sebetulnya juga dodol. Betawi juga punya dodol dan saya baru saja berkunjung ke rumah adik di kab Hulu Sungai Selatan dg ibu kota Kandangan, disini juga punya dodol dan dari semua dodol yg saya pernah cicipi, dodol kandanganlah yg paling enak, tetapi paling buruk kemasannya.
Dodol itu penganan yg sangat local resource based. Coba kita urai bahannya: ketan, gula merah, garam, santan kelapa dan dimasak dikuali (dahulu dari tanah) dgn kayu bakar.
Cobalah telisik, daerah penghasil dodol pasti dulu dan sekarang adalah penghasil ketan dan kelapa, kue keranjang juga konon idenya adalah mengawetkan penganan.
Begitu banyak penganan di negeri yang luarbiasa ini berbasis bahan lokal atau paling tidak bisa ditanam di tanah negeri ini dan adakalanya tersedia tanpa perlu ditanam seperti sagu.
Sebelumnya, saya pernah bercerita betapa hebatnya varian penganan berbasis singkong dan barusan satu lagi yg berbasis ketan. Akan sangat dahsyat jika semua daerah menuliskan varian penganan dan namanya yg berbahan baku lokal.
Kami dirumah membatasi penganan berbasis gandum spt roti dan mi, meski menumbuhkan ekonomi tetapi tidak membuat laku lokal produk. Tahukah anda bahwa kerupuk putih bulat berlubang lubang dan biasanya disimpan dlm kaleng itu berbahan utama tepung singkong ?
Saya memaksa diri tidak memakan buah impor, memakan makanan berbahan baku impor kecuali benar2 tiada pilihan lain dan saya lakukan sejak anak sulung saya bayi. Akhirnya, anak kami tidak “gila” roti dan mi.
Bayangkan jika semua guru di TK dan diteruskan jenjang berikutnya selalu menganjurkan makanan produk lokal dan pamer di depan muridnya bahwa dia begitu suka makanan itu dan mengapa ? Saya yakin, tidak usah diceramahi sampai mulut kita berbusa, anak anak akan otomatis mencintai negerinya.
Jadi dodol bisa jadi alat pemelajaran kan ? Siapa yg punya CD pembuatan dodol ?
Tabik
6/6/2010
ikatan guru indonesia (IGI)
http://klubguru.com
Related posts:
- Produk Pribumi!… Siapa Takut? Dua bocah lelaki gundul lucu lintang pukang mengejar ayam yang...
- Pulang (3-tamat) Adikku lelaki menikah dengan warga asli kandangan sejak 17 tahun...