AhmadRizali.Com

22 Feb, 2011

Tidak Serius Atau Bodoh ?

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan

Kelaparan. Ilustrasi. Google.com.

Kelaparan. Ilustrasi. Google.com.

Tajuk Koran Tempo jumat (18/2/2011) memaparkan trend kekurangan pangan dunia dan dampaknya, beberapa kali berita seperti dan yg sejenis muncul di koran. Detik.com mewartakan demo ribuan warga Bolivia di ibukotanya LaPaz karena harga pangan meninggi tak terjangkau.

Ketika ke negeri Jiran, seorang pejabat tinggi Indonesia yg karena urusan trend menakutkan itu harus melakukan kunjungan ke pengembangan pertanian ke sana dan terperanjat dgn cara jirannya, saya langsung bereaksi “kemana aja ente haree genee, padahal kan sudah tugas ente ?” Meski begitu, Koran yg sama mewartakan dengan bangga petinggi urusan pangan berkata “rilis WB tentang krisis pangan agak telat, kami sdh siap2 6 bulan lalu (dgn impor)”.

Studi dari PISA dan TIMSS sudah menunjukkan rendahnya mutu persekolahan kita, meski trend ada kemajuan yg sayangnya disebut sebagai statistically not significant. Trend yg mengerikan itu mendorong kita berfikir, betulkah anak2 kita mampu “hidup” di sisa abad ini, pdhl kemampuan dasar mereka disebutkan sangat tidak mungkin ?

Tadi pagi saya langsung mengubah channel RCTI yg menayangkan balita busung lapar di Tarakan Kaltim, sosok bayi yg seperti mumi hidup itu menangis, saya yg sdg sarapan tersedak dan termangu mangu. Koran Tempo juga mewartakan trend krisis pangan dunia, krisis minyak sdg menjelang pula.

Lantas apa yg sedang dikerjakan wakil kita di parlemen ? Mereka sibuk menyelamatkan diri dari kejaran KPK bahkan ada yg mengancam mengebiri KPK yg dianggap superbodi. Lainnya entah ngapain, mungkin sedang berbincang tentang trend mobil baru dan kenikmatan lainnya.

Tak heran jika ada bisik2 tentang revolusi, bahkan ada yg teriak terang2an “….. atau revolusi”.

Entah karena media, padahal saya hanya nonton TV saat pagi, tak langganan Koran kecuali Ahad dan hanya sesekali ngintip berita di internet, rasanya negeri ini kok sedang memburuk, padahal diukur secara ekonomi semakin tajir. Jika dulu, income negara 85 % untuk bayar utang, 10 thn kemudian, hanya 26 % yg dipake bayar utang.

Kupikir kita memang tidak serius ngurus negara, dan bisa jadi jika terus seperti ini, asal2an sekaligus bodoh. Bayangkan hasilnya, asal2an saja sudah begini, apalagi si bodoh yg asal2an. Tetapi, harapan selalu ada untuk mereka yg tetap ingin baik dan berbuat baik.

22 Feb 2011

wasalam
Ahmad Rizali

http://ahmadrizali.com

Related posts:

  1. KRL Jadebotabek: tidak semakin bermutu KRL ekspres yg seharusnya berangkat sblm jam 08.00 dari pondok...
  2. Merk atau Brand “Tolong belikan aku celana Levis dan jangan lupa belikan aku...
  3. Koran Tempo: Buta Matematika dan Ujian Nasional ...

No Responses to "Tidak Serius Atau Bodoh ?"

Comment Form

Photo Gallery

Profile

Riwayat Hidup
Ahmad Rizali, begitu namanya disebut sebagai salah satu sumber jika masalah pendidikan sedang mengemuka. Begitu pula ketika persoalan guru mencuat ke permukaan, ia termasuk sosok yang dicari-cari untuk dimintai pendapat. Belakangan, ia menekuni masalah seputar akuntabilitas sekolah. Selengkapnya...

Langganan via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guestbook


(62)    Hariyono  Like this....:D...  
(61)    nanang  Pak/Bu Endar dan Rere, terimakasih atas komentar anda. saya senang jika blog ini menjadi alternatif bacaan dikala bete, insyaAllah. ...  
(60)    rere  alert(‘salam IT Club Lombok’)...  
(59)    endar sudarjat parmasamita  Assalaamu'alaikum wr.wb.. Salam kenal Pak Nanang,semoga bapak senantiasa ada dalam kesehatan yang baik. Ingin saya belajar banyak hal dari bapak. Sejujurnya kami sudah jenuh melihat pelbagai persoa...  
(58)    nanang  Gus, mustinya ente lebih canggih dari ane, kan ente wartokaw :), gimane cara ngajarin wartokaw nulis, kayak ngajarin bebek berenang. Ntar kalo ane pangsiun mau full nulis, ya 3-5 taon lagi lah. Unt...  
(57)    gus dul  Nang, ente cocoknya jadi penulis kayak ane.....ge demen sama tulisan ente, mengalir, enak dibaca, daleemmm banget. ajarin gw donk...!...  
(56)    Tugi Hartono  Assalamu'alaikum Wr Wb..... Salam kenal pak Nanang.....Selamat UangTahun bapak... Saya selalu terinspirasi dengan tulisan bapak...... teriring dengan selesainya buku TTS yg bermanfaat, semoga menjadi...  
(55)    inten  assalaamu'alaikum, Pak Nanang. saya Inten, dulu pernah di Inventra, Cipete. website yang mencerahkan dan inspiring, terimakasih....  
(54)    arie5758  Selamat malam pak Nanang, saya Arie alumni stemba lulusan '96... salam kenal pak :)...  
(53)    nanang  Terimakasih semua, pak Sugeng bukankah anda di Malaysia ?...