Kemarin saya mengantar anak dan istri ke TB Gramedia sebagai wirid bulanan dan karena masih banyak buku belum kober (menyempatkan diri) kubaca dan bulan tua, hanya kubeli komik karya Benny yg jenaka itu “100 peristiwa yg bisa menimpa anda”, saya tdk ingin bercerita komik ini, tetapi komik seri “Panji Tengkorak” karya Hans Jaladara yg sangat [...]
Tadi pagi aku ngobrol tentang ide membangun jejaring penggiat pendidikan dan funding di foodcourt stasiun duku atas, mengudap semangkuk kacang ijo dan segelas besar teh panas legi kethel dan membayar 8.000, teh itu seharga 3.000. Petang ini aku menunggu teman untuk bicara tentang education for sustainable development di basement senayan city Jakarta dengan mengudap secangkir [...]
24 Sep, 2011
Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan
Entah mengapa kami sahabat naik gunungnya memanggil dia Item, mungkin karena kulitnya lebih gelap dari kami, tetapi kawanku ini meski bersosok agak pendek dia termasuk kuat dlm mendaki gunung dan sekuat itu pula merokoknya. Rokok kretek 234 bisa dia habiskan 5 bungkus sehari. Item jenaka dan top jahil serta iseng dan rajanya nyela kawan2 kami [...]
Globalisasi adalah seorang ibu muda berwajah jawa dan berkulit sawo matang bahkan cenderung gelap bercelana blujins dan memangku putranya yg masih bayi berkulit putih dan berambut jenis anak orang bule sedang duduk di kursi pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Adisutjipto yg katanya menuju Munich via Jakarta. Globalisasi adalah ketika putri sang ibu yg berwajah sangat [...]
Hilang kantukku karena harus bangun sebelum fajar untuk mengejar pesawat pertama ke yogyakarta ketika menyimak paparan pegiat energi tahi sapi-biogas, yg sdg berkumpul di kota ini. Hivos, sebuah LSM Belanda yg ditugasi menyalurkan dana pemerintah belanda untuk mendorong penggunaan gas tahi sapi untuk memasak dan penerangan dengan target puluhan ribu unit digester ukuran 4-10 kubik. [...]
Kembali ke rumah memang selalu memberi kegembiraan, seperti kami berlima pagi itu yg berangkat dari rampal kota Malang jam 08.15 tgl 4 sept 2011 ahad. Bensin full dan perut sudah fulltank, bagasi kijang juga full, kantung anak2ku juga full dg angpao, pokoknya serba full termasuk maaf di hari lebaran. Keluar dari kota Malang sedikit padat [...]
584 nyawa manusia melayang dalam kurun waktu 10 hari, dari 23 agustus hingga 2 sept 2011, demikian running text di metro TV. Artinya dlm kurun waktu lebaran setara dengan telah jatuhnya 5 buah pesawat Boeing 737 dan semua penumpangnya tewas. Atau, setiap hari hampir 60 nyawa dicabut malaikat maut, atau semenit, 1 nyawa melayang. Sibuk [...]
Tahun 2011 ini, kami kembali mudik menuju kota Malang di Jatim, meski ibuku sdh wafat dan tahun lalu adalah lebaran terakhir dg beliau tanpa tanda dan firasat karena beliau sehat wal afiat dan masih aktif meski sudah berusia 86 tahun. Belajar dari pengalaman sebelumnya, di lebaran Muhammadiyah hari ke-2 atau lebaran resmi pemerintah, tepat jam [...]
Meski benang gelasan sudah tersedia dan siap dipakai, layang layang aduan harus bermutu aduan, lincah bergerak di udara. Bukan layang layang yg kalem ketika diterbangkan. Layang layang generik berbentuk mirip belah ketupat ini juga tidak dipasangi buntut, karena jika demikian mereka tidak untuk diadu, kami menyebut “layang layang perempuan”, entah mengapa sebutan ini sangat bias [...]
Once upon a time 40 tahun yang lalu di kota Malang yg masih sepi dan kadangkala turun kabut di pagi hari, sesudah menang bermain “umbul” aku dan kawan kawan memasak adonan gelasan untuk benang layangan. Jika kaca dari gelas atau gelas dari bola lampu pijar tidak ada, kadangkala keramik diujung tianglistrik atau telpon kami katepel [...]