AhmadRizali.Com

Archive for September, 2011

25 Sep, 2011

Komik dan Desertasi

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan|Pernak-pernik

Kemarin saya mengantar anak dan istri ke TB Gramedia sebagai wirid bulanan dan karena masih banyak buku belum kober (menyempatkan diri) kubaca dan bulan tua, hanya kubeli komik karya Benny yg jenaka itu “100 peristiwa yg bisa menimpa anda”, saya tdk ingin bercerita komik ini, tetapi komik seri “Panji Tengkorak” karya Hans Jaladara yg sangat [...]

24 Sep, 2011

Bungkus

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan

Tadi pagi aku ngobrol tentang ide membangun jejaring penggiat pendidikan dan funding di foodcourt stasiun duku atas, mengudap semangkuk kacang ijo dan segelas besar teh panas legi kethel dan membayar 8.000, teh itu seharga 3.000. Petang ini aku menunggu teman untuk bicara tentang education for sustainable development di basement senayan city Jakarta dengan mengudap secangkir [...]

24 Sep, 2011

Item

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan

Entah mengapa kami sahabat naik gunungnya memanggil dia Item, mungkin karena kulitnya lebih gelap dari kami, tetapi kawanku ini meski bersosok agak pendek dia termasuk kuat dlm mendaki gunung dan sekuat itu pula merokoknya. Rokok kretek 234 bisa dia habiskan 5 bungkus sehari. Item jenaka dan top jahil serta iseng dan rajanya nyela kawan2 kami [...]

Tags: ,

12 Sep, 2011

Globalisasi

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan

Globalisasi adalah seorang ibu muda berwajah jawa dan berkulit sawo matang bahkan cenderung gelap bercelana blujins dan memangku putranya yg masih bayi berkulit putih dan berambut jenis anak orang bule sedang duduk di kursi pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Adisutjipto yg katanya menuju Munich via Jakarta. Globalisasi adalah ketika putri sang ibu yg berwajah sangat [...]

Hilang kantukku karena harus bangun sebelum fajar untuk mengejar pesawat pertama ke yogyakarta ketika menyimak paparan pegiat energi tahi sapi-biogas, yg sdg berkumpul di kota ini. Hivos, sebuah LSM Belanda yg ditugasi menyalurkan dana pemerintah belanda untuk mendorong penggunaan gas tahi sapi untuk memasak dan penerangan dengan target puluhan ribu unit digester ukuran 4-10 kubik. [...]

06 Sep, 2011

Mudikers: Kembali Ke Depok

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan|Islam|Mudik|Ramadhan

Kembali ke rumah memang selalu memberi kegembiraan, seperti kami berlima pagi itu yg berangkat dari rampal kota Malang jam 08.15 tgl 4 sept 2011 ahad. Bensin full dan perut sudah fulltank, bagasi kijang juga full, kantung anak2ku juga full dg angpao, pokoknya serba full termasuk maaf di hari lebaran. Keluar dari kota Malang sedikit padat [...]

03 Sep, 2011

Murahnya Nyawa Manusia Indonesia

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan|Liburan|Mudik

584 nyawa manusia melayang dalam kurun waktu 10 hari, dari 23 agustus hingga 2 sept 2011, demikian running text di metro TV. Artinya dlm kurun waktu lebaran setara dengan telah jatuhnya 5 buah pesawat Boeing 737 dan semua penumpangnya tewas. Atau, setiap hari hampir 60 nyawa dicabut malaikat maut, atau semenit, 1 nyawa melayang. Sibuk [...]

Tags: ,

03 Sep, 2011

MudikErs (1): Berangkat

Posted by: Ahmad Rizali In: Islam|Liburan|Mudik

Tahun 2011 ini, kami kembali mudik menuju kota Malang di Jatim, meski ibuku sdh wafat dan tahun lalu adalah lebaran terakhir dg beliau tanpa tanda dan firasat karena beliau sehat wal afiat dan masih aktif meski sudah berusia 86 tahun. Belajar dari pengalaman sebelumnya, di lebaran Muhammadiyah hari ke-2 atau lebaran resmi pemerintah, tepat jam [...]

03 Sep, 2011

Bermain Layang Layang (2)

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan|Kearifan Lokal

Meski benang gelasan sudah tersedia dan siap dipakai, layang layang aduan harus bermutu aduan, lincah bergerak di udara. Bukan layang layang yg kalem ketika diterbangkan. Layang layang generik berbentuk mirip belah ketupat ini juga tidak dipasangi buntut, karena jika demikian mereka tidak untuk diadu, kami menyebut “layang layang perempuan”, entah mengapa sebutan ini sangat bias [...]

02 Sep, 2011

Bermain Layang Layang (1)

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan|Kearifan Lokal

Once upon a time 40 tahun yang lalu di kota Malang yg masih sepi dan kadangkala turun kabut di pagi hari, sesudah menang bermain “umbul” aku dan kawan kawan memasak adonan gelasan untuk benang layangan. Jika kaca dari gelas atau gelas dari bola lampu pijar tidak ada, kadangkala keramik diujung tianglistrik atau telpon kami katepel [...]


Photo Gallery

Profile

Riwayat Hidup
Ahmad Rizali, begitu namanya disebut sebagai salah satu sumber jika masalah pendidikan sedang mengemuka. Begitu pula ketika persoalan guru mencuat ke permukaan, ia termasuk sosok yang dicari-cari untuk dimintai pendapat. Belakangan, ia menekuni masalah seputar akuntabilitas sekolah. Selengkapnya...

Langganan via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guestbook


(62)    Hariyono  Like this....:D...  
(61)    nanang  Pak/Bu Endar dan Rere, terimakasih atas komentar anda. saya senang jika blog ini menjadi alternatif bacaan dikala bete, insyaAllah. ...  
(60)    rere  alert(‘salam IT Club Lombok’)...  
(59)    endar sudarjat parmasamita  Assalaamu'alaikum wr.wb.. Salam kenal Pak Nanang,semoga bapak senantiasa ada dalam kesehatan yang baik. Ingin saya belajar banyak hal dari bapak. Sejujurnya kami sudah jenuh melihat pelbagai persoa...  
(58)    nanang  Gus, mustinya ente lebih canggih dari ane, kan ente wartokaw :), gimane cara ngajarin wartokaw nulis, kayak ngajarin bebek berenang. Ntar kalo ane pangsiun mau full nulis, ya 3-5 taon lagi lah. Unt...  
(57)    gus dul  Nang, ente cocoknya jadi penulis kayak ane.....ge demen sama tulisan ente, mengalir, enak dibaca, daleemmm banget. ajarin gw donk...!...  
(56)    Tugi Hartono  Assalamu'alaikum Wr Wb..... Salam kenal pak Nanang.....Selamat UangTahun bapak... Saya selalu terinspirasi dengan tulisan bapak...... teriring dengan selesainya buku TTS yg bermanfaat, semoga menjadi...  
(55)    inten  assalaamu'alaikum, Pak Nanang. saya Inten, dulu pernah di Inventra, Cipete. website yang mencerahkan dan inspiring, terimakasih....  
(54)    arie5758  Selamat malam pak Nanang, saya Arie alumni stemba lulusan '96... salam kenal pak :)...  
(53)    nanang  Terimakasih semua, pak Sugeng bukankah anda di Malaysia ?...