Saya sesorean tadi hadir dlm acara seminar dan pameran e-idea dg judul “shaping the future” yg dlm undangan adalah ttg green economy. Jujur saja, saya mau hadir di acara tsb karena moderatornya sahabatku Mubariq Ahmad PhD pakar Natural Resources Mgt yg pakar REDD+ dan menghadirkan begawan Emil Salim dan pendekar wanita Mikro Hidro Power Generating Tri Mumpuni.
Ternyata, yg menarik justru penampilan ecopreuneur muda yg memenangkan lomba yg dibiayai E-Idea British Council dan pengikutnya 11 negara Asia Timur tmsk Indonesia.
Ecopreuneur muda ini riil pengusaha paling tua 30an tahun dan punya PT. jualan produk inovatif mereka.
Ada yg memproduksi sepeda yg berfungsi juga sebagai aki karena genjotannya disambung ke generator, ada yg mendirikan LKBB mikrofinance yg membiayai angkot yg mau pindah dari bensin ke gas ada juga yg membuat semua produk dari sabut kelapa serta SMS ramah lingkungan. Itu yg dari Indonesia. Ada yg dari Jepang, Thailand, Cina dlsb. Semua anak muda yg agak “sakit” tetapi cerdas dan pede minta ampun. Wakil Indonesia yg micro finance itu inggrisnya encer banget nyerocos di podium menyaingi kolega jepangnya yg juga encer inggrisnya.
Ketika wakil Australia tampil, perempuan muda, cantik dan langsing, nyerocos ttg Eco Fashion, waks !! Kupikir dulu ini mengada ada, ternyata Eco fashion itu dunia gemerlap yg menggunakan kain katun, tahan lama, berunsur etnik dlsb, intinya tidak merusak bumi. Karena ternyata memproduksi sepotong blujins membutuhkan air melebihi jatah mandi sebulan.
Disana dan saat pulang dan termangu di KRL saya semakin yakin bahwa manusia seusiaku sdh saatnya mandeg pandito, kalaupun masih aktif haruslah sebagai upaya mbabat alas dan bemper untuk kemajuan anak2 muda yg kreasi dan bahasanya semakin tak kumengerti dan lebih dekat menyongsong masa depan drpd kami kami yg tua ini. Tentu, tidak semua seperti mereka, ada juga anak muda hebat yg mewarisi kebejatan seperti tersangka koruptor, politikus dll yg heboh saat ini.
Ups saya lupa, acara tadi kuncinya adlh menjawab tantangan masa depan yg oleh sementara pakar masih dianggap ilusi, climate change.
Depok, 5 okt 2011
Selamat HUT TNI
Jayalah selalu.
wasalam
Ahmad Rizali
http://ahmadrizali.com
No related posts.