AhmadRizali.Com

Archive for the ‘KRL’ Category

16 Jul, 2011

Suatu Senja Di Gerbong KRL Ekonomi

Posted by: Ahmad Rizali In: Depok|KRL|Pernak-pernik

Karena KL terlambat, tiketku kugunakan boarding di KRL Ekonomi (KE) yg duluan tiba menuju stasiun tanah abang (THB) untuk kembali ke Bogor dan berhenti di tiap stasiun. KRL usang bercat merah ini berlantai berlapis semen yg sdh mengelupas. Fan sebagian tak bekerja, pintu tak satupun yg tertutup karena rusak dan sebab lain, jendela selalu terbuka [...]

Tags: , ,

16 Jul, 2011

KRL yang “Pro Poor”

Posted by: Ahmad Rizali In: Depok|KRL|Pernak-pernik

Komuter Line (KL) moda baru KRL yg tandem dengan KRL ekonomi sekarang sudah berjalan dengan lancar sejak awal juli 2011. Jika awalnya ada kasta dalam berKRL, sehingga KRL Pakuan dan Depok Xpres yg dingin dan bersih itu selalu diberi privilese menyelip KRL ekonomi, sekarang tidak ada lagi KRL saling selip, kecuali jika mogok tentu saja. [...]

Tags: , ,

02 Jul, 2011

KL adalah KRL Ekonomi Pesolek

Posted by: Ahmad Rizali In: Depok|KRL

KL atau akromi komuter line adalah KRL yg dirancang ber AC dan berhenti di setiap stasiun. Hanya ada dua moda KRL saat ini, KL ber AC dan tidak. Konon tujuan KRL berhenti di tiap stasiun adalah penyebaran penumpang, sehingga tidak terjadi penumpukan. Tadi, kamis 30 juni dan besok 1 juli adalah uji coba kedua KL [...]

08 Jun, 2011

Ini Baru KRL Komuter

Posted by: Ahmad Rizali In: Depok|KRL

Sedikit tergesa aku turun dari ojek di depan loket karcis KRL pocin dan kubayar ongkos dari rumahku di perumnas depok timur seharga 8.000 perak. Sedikit mengantri dengan cemas kuperoleh tiket KRL seharga 9.000 perak.   KRL berwarna hijau muda itu tiba ketika aku menaiki tangga peron dan segera menjejalkan diri di pintu terbelakang gerbong nomer [...]

13 Apr, 2011

Jadual KRL

Posted by: Ahmad Rizali In: KRL

Saya komuter KRL yg sering menggunakan layanan KRL ekspres Pd.Cina-DukuAtas jam 08.49, bayangkan menit ke 49 bukan menit ke 45 atau tepat jam 09.00. Namun pernahkah KRL yg punya jalan sendiri dan semua kendaraan bahkan pemadam kebakaran saja minggir itu menepati jadual yg dibuat ? Saya berani katakan, nyaris tidak pernah. Dlm bahasa kerennya, tingkat [...]

Tags: ,

03 Nov, 2010

KRL Jadebotabek: tidak semakin bermutu

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan|Depok|KRL

KRL ekspres yg seharusnya berangkat sblm jam 08.00 dari pondok cina menuju Tanah abang, ternyata baru nongol di st pondok cina jam 08 lebih, penumpang padat dan cilakanya, janji ada AC ternyata tak ada, anginpun tidak keluar dari sela sela pendingin ruangan itu. KRL juga tidak konsisten, meskipun sudah memasang stiker tanda dilarang 10 perilaku [...]

Kemarin, 21 Juni Jakarta berulang tahun kelahiran dan nyaris setengah abad usia ibukota itu. Konon dari hasil sensus penduduk sementara, Jakarta saat ini berpenduduk lebih dari 9 juta jiwa dan merupakan jajaran kota berpenduduk terbesar sedunia. Jakarta juga tempat dimana duit negeri ini berputar, asal mau berkeringat saja, dijamin tidak akan kelaparan jika ingin hidup [...]

20 May, 2010

Pelayanan KRL Ekspres Jadebotabek Memburuk

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan|Depok|KRL|Pernak-pernik

2 bulan yang lalu, saya masih dengan bangga bercerita tentang kehebatan menggunakan transportasi umum KRL komuter jadebotabek dan mencemooh mereka yang masih dengan setia bermacet ria dan mengorbankan kredibiltasnya untuk tidak tepat waktu dalam menunaikan janji. Bagaimana tidak, KRL komuter jadebotabek, terutama lajur kota/tanah abang menuju bogor begitu nyaman dan tepat waktu sekaligus mematok ongkos [...]

14 Apr, 2009

Suatu Hari di KRL Ekonomi AC (2)

Posted by: Ahmad Rizali In: KRL|Pernak-pernik

KRL ekonomi AC membuka pintunya di stasiun Pondok Cina, masyaallah penuh banget. Aku mengikuti penumpang yang menerjang di depanku dan berhasil berdiri mepet di sisi pintu kanan, menjelang pintu ditutup, seorang anak muda gemuk tinggi besar dengan jidat dan hidung berketingat mendsak masuk, berdirilah dia tepat di depanku. AC tidak terasa, atau mungkin karena jubelan [...]

Tags: ,

05 Apr, 2009

SUATU PAGI DI KRL EKONOMI AC

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan|From News|KRL|M Natsir

Tertinggal KRL ekspress Bojonggede membuatku menunggu KRL berikutnya dan pilihan jatuh ke KRL kelas kambing namun diberi pendingin ruangan. Karena kelas ekonomi, gerbongnya adalah limbah bekas KRL jepang, sudah kusam dan dicat kembali berwarna biru, di sana sini masih banyak tulisan kanji. Karena kelas kambing, KRL ini berhenti di setiap stasiun, namun karena ber AC [...]


Photo Gallery

Profile

Riwayat Hidup
Ahmad Rizali, begitu namanya disebut sebagai salah satu sumber jika masalah pendidikan sedang mengemuka. Begitu pula ketika persoalan guru mencuat ke permukaan, ia termasuk sosok yang dicari-cari untuk dimintai pendapat. Belakangan, ia menekuni masalah seputar akuntabilitas sekolah. Selengkapnya...

Langganan via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guestbook


(57)    gus dul  Nang, ente cocoknya jadi penulis kayak ane.....ge demen sama tulisan ente, mengalir, enak dibaca, daleemmm banget. ajarin gw donk...!...  
(56)    Tugi Hartono  Assalamu'alaikum Wr Wb..... Salam kenal pak Nanang.....Selamat UangTahun bapak... Saya selalu terinspirasi dengan tulisan bapak...... teriring dengan selesainya buku TTS yg bermanfaat, semoga menjadi...  
(55)    inten  assalaamu'alaikum, Pak Nanang. saya Inten, dulu pernah di Inventra, Cipete. website yang mencerahkan dan inspiring, terimakasih....  
(54)    arie5758  Selamat malam pak Nanang, saya Arie alumni stemba lulusan '96... salam kenal pak :)...  
(53)    nanang  Terimakasih semua, pak Sugeng bukankah anda di Malaysia ?...  
(52)    sugeng santoso  Saya bangga jadi anggota tim Beliau sejak 96, dan banyak ilmu yg sy dapat dari Beliau....Tq P Rizali,...Sukses selalu, mdh mdhn Allah memberkahi keluarganya, amin......  
(51)    salamah  saya seorang guru SD dari sekolah pinggiran .... dan saya senang jika membaca kisah-kisah inspiratif dari para senior saya....... ...  
(50)    salamah  hebat sekali.........  
(49)    alat peraga  Salam kenal pak... semoga pendidikan di indonesia makin meningkat anda adalah inspirasi kita semua.. salam kenal alat peraga...  
(48)    nanang  terimakasih pak Rofiq, tetap semangat ya. selamat berpuasa...