AhmadRizali.Com

29 Oct, 2007

Mudik Lebaran Thn 2007: Catatan Kecil (2)

Posted by: Ahmad Rizali In: Catatan| Mudik| Pernak-pernik

Desa Gubuk Klakah yg makmur dan Coban Pelangi

Meski di Malang praktis di rumah saja, kami sempatkan mampir Kota kecil, kecamatan Tumpang di timur Malang, kota kecil lintasan pendaki ke Gunung Semeru ini sudah semakin padat. Pohon Beringin dipasar tempat parkir angkutan dari Tumpang ke desa Gubuk Klakah di lereng Gn Semeru masih tegak, kendaraan butut colt L300 itu sudah hilang, entah diganti apa, tetapi terlihat jejeran Carry 1000. Kami mampir makan siang di restoran dekat pasar, harga nasi rawon disini sudah 6.000 perak se piring, dipertengahan Tahun 1980an aku masih bisa makan nasi rawon sejenis seharga 750 perak.

Jalan menuju desa muslim petani Apel dan sayur mayur (untuk membedakan dengan warga Tengger, tetangga mereka yang Hindu) diGubuk Klakah sudah sangat licin, desa terlihat semakin makmur, sudah tidak terlihat rumah gubug, bahkan sudah puluhan rumah besar bertingkat dibangun di sana. Bagi pendaki Gn Semeru yg pernah lewat sini, pasti ingat, ujung desa dimana tempat satu2nya kendaraan berputar dan darisana kami mulai berjalan ke RanuPani, kecuali ada jeep wilis nekat, tempat itu masih ada dan bisa serta sangat mudah dikenali.

Jalan terus ke timur 200 meter dan belok kanan, menurun dan menyebrangi kali amprong di nun jauh di jurang bawah, itulah jalan tembus ke Ayek2 sesudah memotong kali amprong yang sangat deras dan jernih dan berbatu, pendaki akan menyusuri tanjakan punggungan. Hulu kali amprong, ada coban (airterjun) pelangi, dibuat tempat wisata yg masih cukup asri. Istri dan anakku numpang foto di halaman rumah yg rimbun buah apelnya, rada norak, maklum warga dari tanah rendah, menuju highland.

Tradisi mampir di kota Purwokerto

Malang-Purwokerto berjarak nyaris 600 Km, dan jika normal dan santai bisa ditempuh dalam waktu di bawah 12 jam, sementara Purwokerto-Depok, kurang 500Km, tetapi seringkali macet saat arusbalik. Oleh sebab itu, Purwokerto sering menjadi Kota pilihan transit pemudik timur via jalur selatan. Kami menginap di Kota sejuk ini setiap mudik, sudah seperti tradisi tahunan.

Tahun ini kami beruntung tidak kena kemacetan jalur selatan, karena sejak lepas Wates dan Yogya, diteruskan menyusuri pantai selatan dari pantai Glagah hingga puring dan karangbolong, ketika mengarah ke utara sdh tiba di gombong barat dan taklama kemudian masuk bumiayu. Jam 20.00 kami sdh cek In di wisata niaga hotel.

Mubasir…. dan bagi bagi buah tangan kpd tetangga

Puluhan mobil nopol B, dicuci bersih dgn air bening yang sangat berlimpah oleh petugas parkir hotel, nampaknya sejenis servis gratis, ketika sampai giliran mobilku, kami sudah harus berangkat, petugas pencuci dengan sangat sopan meminta maaf. Aku merasa, cuci mobil ini sebuah kemubasiran, setiap mobil mungkin perlu 2-3 m3 air (3Ton), bayangkan berapa Ton air bersih terbuang percuma, toh mobil2 itupun masih harus kotor kembali dalam perjalanan ke Jakarta dan Yogyakarta, sementara itu, tak jauh dari purwokerto, beberapa daerah megap megap kekurangan air bersih…. Mubasir.

Selain membeli oleh oleh berbagai kripik tempe di Malang, aku dihadiahi se besek (box bambu, membaca E spt mengeja unggas bebek, bukan bebek spt nama rujak betawi) besar penganan purwokerto, gethuk goreng, jenang hingga kripik tempe, oleh teman2 guru Purwokerto sesudah mengajakku diskusi tentang pelaksanaan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), terimakasih teman,……. khususnya mas Agus, kepsek muda dari SMAN1 yg visioner dan energik itu, oleh oleh anda dinikmati oleh nyaris saudara se RTku di Depok. Inipun sdh menjadi semacam tradisi Tahunan, berbagi penganan beberapa potong kudapan sbg teman minum teh sore hari.

Slawi, Kuningan, Majalengka via Mandirancan

Dari purwokerto menuju Jakarta via kuningan sangat nyaman, kami harus melalui slawi, sebelum menembus desa2 kecil dan tiba di kuningan, meski jalan bergelombang, tetapi sunyi senyap, diantara sawah dan kebun tebu, berkurang rasa stres karena kebergajulan pemudik bersepeda motor. Dari kuningan, ambil arah cirebon dan beloklah di mandirancan, melalui jalan desa, tak lama akan tembus jalan cirebon-majalengka.

Kami terkecoh, ternyata jalur pantura sejak semarang terhitung sepi, saudaraku yg berangkat bersamaan dgn kami jam 09.00 dari semarang, jam 17.30 sdh masuk Tol Cikampek, sementara kami baru masuk Tol Sadang jam 20.00 sesdh melalui Subang dan berhenti nyaris di setiap pom bensin, karena anak2ku satu demi satu buang hajat berkesinambungan.

Akhirnya,… Jakarta,… Depok, kami datang lagi … !!! sesudah jauh jauh mudik untuk menciumi tangan ayah dan ibuku yg sudah renta untuk peroleh berkahNYA

Nanang
Okt 2007

email: nanang@sepedauntuksekolah.org

Related posts:

  1. Mudik Lebaran Thn 2007:Sebuah Catatan Kecil (1) Depok-Cirebon dalam 3 jam Sesudah menghitung macetnya arus mudik Lebaran,...
  2. CATATAN MUDIK 2008: Sepeda Motor Tetap Raja Jalanan Take off dari Depok delay 30 menit lebih, seharusnya estimated...
  3. CATATAN MUDIK 2008: Hotel Laboratorium Edotel – Yogyakarta, Agak Mahal Saat IdulFitri Hotel Laboratorium Edotel-Yogyakarta, agak mahal saat IdulFitri Hotel tempat praktek...
  4. Lebaran [caption id="attachment_454" align="alignleft" width="247" caption="Gambar: Ilustrasi"][/caption] Sarung pelekat merah bergaris...

No Responses to "Mudik Lebaran Thn 2007: Catatan Kecil (2)"

Comment Form

Photo Gallery

Profile

Riwayat Hidup
Ahmad Rizali, begitu namanya disebut sebagai salah satu sumber jika masalah pendidikan sedang mengemuka. Begitu pula ketika persoalan guru mencuat ke permukaan, ia termasuk sosok yang dicari-cari untuk dimintai pendapat. Belakangan, ia menekuni masalah seputar akuntabilitas sekolah. Selengkapnya...

Langganan via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guestbook


ririn kindarti
Salam Kenal pak, nice web, saat ini saya adalah guru TK di salah satu TK di Surabaya, saya telah menyelesaikan jenjang S1 PG PAUD saya tahun ...

rahma
Salam Kenal pak! Awalnya saya berpikir background pendidikan bapak adalah keguruan dan ilmu pendidikan, ternyata bukan tp itu tidak menghalan...

Sri Rahayu
Salam kenal Pak... Nice website 'n good info... Salam Pendidikan...

sugiarto
cs.pernikku@yahoo.com...

nanang
Bung Faizi, jawabnya singkat..BISA :), salam untuk Kyai Hanif & paman2 beliau, pak Panji juga...