AhmadRizali.Com

Posts Tagged ‘Budaya

07 Feb, 2012

Cium Tangan

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan

Ketika bertemu ayah dan bunda, meski sudah setengah abad saya selalu mencium tangan beliau. Saya juga saat bocah senang mencium tangan para kyai disekitar masjid Ampel, karena tangannya wangi dan sikap lembut mereka kepada bocah bengal seperti kami. Cium tangan kepada orangtua menurutku adalah tradisi dunia timur, karena di negara barat cium tangan sering kita [...]

23 Oct, 2011

Jaman Edan

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan

Jaman Edan Oleh Raden Mas Ngabehi Ronggowarsito **) Mangkya darajating praja Kawuryan wus sunyaturi Rurah pangrehing ukara Karana tanpa palupi Atilar silastuti Sujana sarjana kelu Kalulun kala tida Tidhem tandhaning dumadi Ardayengrat dene karoban rubeda (Keadaan negara waktu sekarang, sudah semakin merosot. Situasi (keadaan tata negara) telah rusah, karena sudah tak ada yang dapat diikuti [...]

24 Sep, 2011

Bungkus

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan

Tadi pagi aku ngobrol tentang ide membangun jejaring penggiat pendidikan dan funding di foodcourt stasiun duku atas, mengudap semangkuk kacang ijo dan segelas besar teh panas legi kethel dan membayar 8.000, teh itu seharga 3.000. Petang ini aku menunggu teman untuk bicara tentang education for sustainable development di basement senayan city Jakarta dengan mengudap secangkir [...]

30 Jul, 2011

Syi’ar?

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan|Islam

Ketika diprotes warga mengapa membaca wirid dan puji2an kepada gusti Allah swt dan kanjeng Rosul saw sejak fajar di corong masjid dengan suara memekakkan telinga dan mengejutkan jantung, alasan marbot itu adalah syi’ar. Yg kumengerti syi’ar itu menyebarkan kebaikan, kedamaian dan kasih sayang serta berkah. Suara yg memekakkan telingan sehingga mengejutkan jantung di kompleks perumahan [...]

04 Apr, 2009

TABU HILANG, AKAL SEHAT BELUM DATANG (1)

Posted by: Ahmad Rizali In: Budaya|Catatan

Tabu dalam kosakata bahasa inggris adalah Taboo, artinya larangan, Tabu dalam bahasa indonesia rasanya berarti sama, larangan melakukan sesuatu dan jika dilanggar akan kena sangsi yang disebut kualat. Tabu berserakan di bumi Nusantara ini meskipun ada yang menganggap tahayul percaya kepada Tabu dan dianggap berdosa, seperti bermain jarum saat menjelang matahari terbenam, menjadikan bantal sebagai [...]


Photo Gallery

Profile

Riwayat Hidup
Ahmad Rizali, begitu namanya disebut sebagai salah satu sumber jika masalah pendidikan sedang mengemuka. Begitu pula ketika persoalan guru mencuat ke permukaan, ia termasuk sosok yang dicari-cari untuk dimintai pendapat. Belakangan, ia menekuni masalah seputar akuntabilitas sekolah. Selengkapnya...

Langganan via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guestbook


(62)    Hariyono  Like this....:D...  
(61)    nanang  Pak/Bu Endar dan Rere, terimakasih atas komentar anda. saya senang jika blog ini menjadi alternatif bacaan dikala bete, insyaAllah. ...  
(60)    rere  alert(‘salam IT Club Lombok’)...  
(59)    endar sudarjat parmasamita  Assalaamu'alaikum wr.wb.. Salam kenal Pak Nanang,semoga bapak senantiasa ada dalam kesehatan yang baik. Ingin saya belajar banyak hal dari bapak. Sejujurnya kami sudah jenuh melihat pelbagai persoa...  
(58)    nanang  Gus, mustinya ente lebih canggih dari ane, kan ente wartokaw :), gimane cara ngajarin wartokaw nulis, kayak ngajarin bebek berenang. Ntar kalo ane pangsiun mau full nulis, ya 3-5 taon lagi lah. Unt...  
(57)    gus dul  Nang, ente cocoknya jadi penulis kayak ane.....ge demen sama tulisan ente, mengalir, enak dibaca, daleemmm banget. ajarin gw donk...!...  
(56)    Tugi Hartono  Assalamu'alaikum Wr Wb..... Salam kenal pak Nanang.....Selamat UangTahun bapak... Saya selalu terinspirasi dengan tulisan bapak...... teriring dengan selesainya buku TTS yg bermanfaat, semoga menjadi...  
(55)    inten  assalaamu'alaikum, Pak Nanang. saya Inten, dulu pernah di Inventra, Cipete. website yang mencerahkan dan inspiring, terimakasih....  
(54)    arie5758  Selamat malam pak Nanang, saya Arie alumni stemba lulusan '96... salam kenal pak :)...  
(53)    nanang  Terimakasih semua, pak Sugeng bukankah anda di Malaysia ?...